sudah cukup, rhe !!!

yaaakkk,,,,

nyeseekk rasanyaa sakit atii yaa..
ahahaha

bingung mau ngapain malahan...

mau nangis ~ uda capek...
mau teriak-teriak ~ gila aje,ini uda pagi mbak...

tulis-tulis aja deh disini,,
itung-itung nyampah sambil curhat...

knp ya kita tetep sakit hati ~ padahal kita uda tau kita pasti akan sakit hati di suatu hari nanti...

selayaknya orang yang uda siap2 untuk jatuh,paling nggak dya uda memberikan reflek untuk mencegahnya supaya nggak jadi jatuh...
ato selayaknya orang yang uda tau dya bakal kejedot,maka rasa sakit kejedot pun bisa disiapkan sebagai tindakan antisipasi...

tp knp nggak demikin dgn patah hati yaa??
kita uda tau kita bakal sakit hati *n of course,kita uda siap2 untuk itu*...
tapi disaat kejadian itu terjadi juga,,rasa-rasanya juga langsung mak-jleebb...

aku bercerita kpd seorang temen ku,, dan dya bilang "ambil positifnya aja"...

oke,,aku anggap positifnya adalah,,dya ga mungkin jadi milik ku..*walaupun aku uda tau dari dulu*hahaha

kalo emang kita tau lambat laun akan terjadi seperti ini,,bukankah lebih baik semakin cepat diakhiri akan semakin baik??
kalo dalam bahasa kedokterannya :: kalo prognosis nya uda buruk,,knp hrs dilakukan perawatan??
toh cuma akan membuang uang,,usaha,,tenaga,,dan waktu..iya too??

yaahh oke,,hal positif lain yang aku ambil adalah,,kalo emang nggak mungkin,,lbh baik disudahi sekarang...karena,,semakin lama,,akan semakin banyak kenangan yang ditorehkan,,dan akan semakin sakit hati di kemudian hari...

mungkin aku harus belajar bagaimana menyayanginya dengan hanya sebatas porsi seorang teman,,belajar menerima kenyataan,,dan juga belajar berkata "sudah cukup, rhe !!" kepada diriku sendiri...

nb :: kalo agak ga nyambung,,mohon di maklumi,,,namanya jg org lagi patah hati... :p
Selengkapnya...

Positif Thinking

orang gampang bilang "positif thinking,,positif thinking",,

tapi itu susah tauk !!


kenapa kalo kita ngasih advice ke seseorang gampang,,tp disaat menjalani nya kita susah sendiri??
padahal sebenernya kita tau jalan keluarnya,,tp untuk melakukannya super duper susah...

misalnya aja,,kita tau kita harus positif thinking terhadap sesuatu hal yang sensitif,,tp kenyataannya hal itu susah untuk dilakukan...

mas wisni told to me :: "susah siih.. tapi bukan berarti ga bisa kan..."

yaahh,,setidaknya pun aku tau itu benar...
tp entah kenapa aku tetap pada pendirian bahwa itu susah dan banyak gak berhasilnya...*ngotot mode ON*

dan mungkin aku tau sekarang,,

kita nggak akan negatif thinking jika tau apa yang sebenarnya terjadi,,
dan mungkin memang kita harus bertanya atau mencari tau sesuatu ~yang bisa dipercaya tentunya~ supaya nggak ada salah paham atau negatif thinking lagi.

jika memang yang terjadi adalah buruk,,yah setidaknya itu realita, bukan karangan imajinasi buruk kita,alias negatif thinking.
tapi jika yang terjadi adalah baik,,bersyukurlah,kita nggak perlu menyesal di kemudian hari ~dengan nggak nurutin negatif thinking kita~.

setidaknya itu yang aku pelajari hari ini.

semoga bermanfaat ..
=)

NB ::
makasih untuk seseorang yang menyadarkanku tentang hal ini ..

There's some things I regret..

Some words that should've gone unsaid..

Some mistakes I made..

But there were lessons learned..

Still try to be good enough for you..

(^.^)♥

Selengkapnya...

Hati-hati

suatu hari ada seorang pemuda gagah dan tampan memamerkan hatinya kepada semua orang..sebut saya namanya "Fulan".
dengan bangganya dy berbicara "wahai orang-orang, lihatlah hati ku!!!hati ku yang indah, yang bagus, tanpa cacat, tanpa goresan sedikitpun!!"

semua orang melihatnya dengan takjub..

tiba-tiba datanglah kakek2 tua, tampak memiliki banyak beban di hidupnya. dy menghampiri pemuda gagah itu yang berdiri di tengah-tengah kerumunan orang-orang yang sedang takjub melihat hati si pemuda yang sangat indah.

"wahai pemuda.. hatimu sungguh indah" kata si kakek

"jelassss" saut si pemuda

tiba-tiba si kakek mengambil hatinya dan memamerkannya kepada pemuda dan segerombolan orang yang melihatnya. hatinya tampak lusuh, jelek, tertambal, bahkan ada yg berlubang.

"hatimu sangat jelek wahai kakek" kata si pemuda

si kakek berbicara dengan memamerkan hatinya, "ya.. memang, hatiku sangat jelek, lusuh, dan berlubang..beda sekali dengan hatimu yang sangat indah itu. tapi apakah kamu tau pemuda?aku bangga dengan hatiku ini.. dengan hatiku aku membantu hati orang lain...saat orang lain tampak sakit dengan hatinya, aku mengobatinya dengan hatiku, saat aku mengetahui ada orang lain yang hatinya tampak bolong, aku menambalnya dengan hatiku. walaupun terasa sakit..tapi ini sangat memberi kesan.. kadangkala saat hatiku bolong, ada oranglain yang rela memberikan serobek hatinya untuk menutupi hatiku yang bolong.. walau hanya setengah yang tertutupi, aku senang!! namun tidak semua hatiku yang bolong ini tertambal oleh hati orang lain..oleh karena itu masih ada sedikit hatiku yang bolong, tak tertambal.. tapi dengan itu, aku bangga dengan hatiku, aku bangga dengan orang2 yang rela menambal hatiku yang bolong"

orang2 yang ada di kerumunan itu tampak terkagum dengan hatinya si kakek.

si pemuda yang gagah itu pun tampak malu dan terdiam..

akhirnya si pemuda yang memiliki hati yang indah itu merobek hatinya dan memberikan ke si kakek untuk menambal hati kakek yang masih bolong
Selengkapnya...

MaRii CaRii